Unstoppable. (Quad Bike Session)

Empat roda berputar. Berjalan berurutan. Saya berada di barisan paling belakang. Kami belajar dengan sangat cepat. Mengendarai quad bike dengan kecepatan yang stabil. Tidak ada yang bisa menghentikan kami. Chris Pech, yang mengajari kita menggunakan motor-motor ini menyebut kita sebagai tim unstoppable. Melewati tanjakan, menyusuri ilalang, menerjang lubang-lubang besar dan mengikuti kelokan tajam. Kami selalu tersenyum melihat Chris. Dia selalu mencoba membuat kami bisa dan mengerti bahasa yang diucapkannya.

Mr. Chris waktu ngobrol bareng temen-temen

Mr. Chris waktu ngobrol bareng temen-temen

Tidak senyaman menggunakan skuter matic atau motor bebek yang biasa saya gunakan di Indonesia. Mengendarai motor ini ATV atau quad bikes memang berbeda. Quad bikes bisa melewati rintangan-rintangan sulit di setiap perjalanan yang kita lalui. Tidak berat. Hanya pandai mengatur kecepatan dan mengontrol kemudi. Kecepatan ATV ada di sebelah kanan. Jempol kanan bertugas mengatur kecepatan. Tangan kiri tidak banyak bekerja di jalan datar. Terkadang digunakan untuk nge-rem. Kaki kanan bertugas nge-rem dan kaki kiri mengatur gigi. Semua sudah pandai menghandlenya. Selanjutnya keberanian yang berbicara.

Setelah makan siang. Kami siap dengan air minum yang banyak. Saya membawa 2 liter air di dalam tas. Kacamata digunakan. Sunscreen kami gunakan untuk melindungi dari kemungkinan terbakarnya kulit. Rata-rata di daerah Kahterine banyak yang terkena kanker kulit karena terik matahari berlebihan menyerang kulit. Sarung tangan Wurst digunakan. Helm mengkait sempurna di kepala. Masker yang akan melindungi hidung dan mulut dari debu sudah terpasang. Berjalan dengan kecepatan biasa.

Lanjut membaca

Try! (A Half Training Session)

Awalnya saya membutuhkan waktu yang banyak untuk belajar. Memikirkan apa yang terjadi setelahnya. Memikirikan juga apa yang terjadi sebelumnya. Ragu-ragu, adalah pikiran yang ada sebelumnya. Gagal, adalah pemikirian sesudahnya. Tidak ada yang positif. Tidak ada yang berani dilakukan. Dobrak saja, berpikir negatif adalah kesahalan fatal. Mencari sesuatu yang baru bukan berarti menjebloskan diri dalam perangkap kebodohan. Tetapi mencoba ngedapetin pengalaman yang belum pernah dilakukan oleh indera yang kita miliki.

Godaan bisa bermacam-macam jenisnya. Salah satunya adalah berada di area nyaman. Saya mencoba keluar dari zona nyaman untuk mencari zona nyaman selanjutya. Setelah mendapatkan zona nyaman kemudian berlari lagi mencari zona-zona yang lain. Ya, semua harus terus bergerak. Mencoba semua sesuatu yang baru. John F Kennedy pernah mengunjungi Northen Territory dan mengatakan bahwa kita tidak akan pernah tahu kalau belum merasakannya. Ya, sekarang saya mencobanya. Saya berada di Katherine, Northen Territory. Mencoba banyak sesuatu yang baru.

Mejeng di depan toko oleh-oleh

Mejeng di depan toko oleh-oleh

Sudah 10 hari saya berada di daerah utara Australia ini. Mereka menyebutnya The Top End. Mencari ilmu, menambah pengalaman, dan menjalin komunikasi dengan banyak orang. Bahasa Inggris saya biasa saja. Saya banyak belajar dari banyak media yang saya temui. Saya fokus untuk melakukan perbaikan di lidah yang tidak bisa bicara bahasa inggris. Houdini, saya ingin bisa menghilang sepertinya saat mulai berbicara bahasa yang berbeda. Begitu juga waktu saya di Thailand, belajar bahasa asli daerah. Sedikit demi sedikit membantu menyelematkan saya saat tersesat atau sekedar menanyakan tempat makan terbaik di Bangkok.

Sudah 7 hari pelatihan berjalan. Saya mengira pelatihan biasa saja. Sudah beberapa kali saya ikut pelatihan di Indonesia dan sepertinya hasilnya sama saja. Mendengarkan ceramah,  pulang bawa sertifikat. Selesai. Bedany, sekarang harus lebih fokus menggunakan telinga. Bahasa yang berbeda membuat saya tidak tertidur. Tapi, Hasilnya, sangat berbeda. Banyak pengalaman baru yang saya dapatkan selama 1 minggu belajar di Charles Darwin University, Katrherine Rural Kampus. Lakukan sajalah, ini baru untukmu. Ya, saya terus melakukannya dari hal-hal bodoh sampai yang tidak bisa saya dapatkan di Indonesia.

Lanjut membaca

Potensi Peternakan di Namang, Bangka Tengah

Tahun lalu saya mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Bangka Tengah. Kelompok kami terdiri dari 43 orang yang terbagi menjadi 2 unit yang diletakkan di 2 daerah berbeda yaitu desa Namang dan desa Kurau Timur. Potensi peternakan lebih banyak terlihat di Namang daripada Kurau Timur. Kurau Timur atau Desa Kurau lebih berpotensi untuk pengembangan perikanan dan pariwisata Bangka Tengah.

Sebagai mahasiswa peternakan, saya melihat desa Namang memiliki potensi untuk dijadikan sebagai pusat peternakan dan pertanian Bangka Tengah. Di desa Namang terdapat areal persawahan, lahan-lahan kosong, perkebunan sawit, perkebunan karet dan lada, dan hutan wisata. Masing-masing tersebut dapat dimanfaatkan untuk lahan peternakan dan pertanian untuk memperkuat pangan di Bangka Tengah.

Pakan Ternak

Sawah di Desa Namang merupakan satu-satunya sawah yang terdapat di Bangka Tengah. Tidak terlalu besar tetapi sudah cukup baik untuk ditanami padi dan tanaman pangan lainnya seperti jagung, lombok dan singkong. Sisa dari hasil pertaian berupa jerami dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak sapi potong. Jerami tidak lagi hanya dibakar dan dijadikan pupuk organik tetapi dapat disimpan sebagai pakan dimusim kemarau.

Jerami-jerami yang disimpan diolah menjadi jerami fermentasi, jerami amoniasi atau burger pakan. Burger pakan merupakan bahan pakan yang berisi jerami sebagai kandugan utamanya. Ditambah dengan pollard atau dedak gandum dan saus burger pakan. Burger pakan sudah diterapkan dibeberapa peternakan untuk digunakan sebagai pakan alternatif.

Perkebunan karet lebih besar daripada perkebunan sawit tetapi limbah yang dihasilkan oleh perkebunan sawit cukup banyak. Limbah perkebunan kelapa sawit yang dijadikan sebagai pakan ternak adalah pelepah kelapa sawit beserta daun keringnya. Pelepah dan daun tidak diberikan begitu saja melainkan perlu dicacah terlebih dahulu. Melalui pencacahan yang baik akan menaikkan kecernaan dan palatabilitas dari pelepah kelapa sawit. Terkadang yang menjadi kunci berhasilnya diberi pakan pelepah sawit yaitu alat pemotong atau alat chopper untuk mencacah pelepah sawit. Alat cacah yang baik akan menghasilkan potongan pelepah sawit yang baik.

Perkebunan Sawit di Namang

Perkebunan Sawit di Namang, Bangka Tengah

Pelepah sawit beserta daun keringnya yang telah dicacah dicampurkan bersama dengan konsentrat atau campuran berbagai bahan pakan. Biasanya campuran bahan pakan berupa bekatul, tepung kedelai, dan molases. Pelepah sawit juga dapat diberikan 100% kepada ternak sebagai pengganti hijaun segar atau kering untuk ternak. Pemberian pelepah sawit perlu dilakukan adaptasi hingga sapi merasa benar-benar menyukai pelepah sawit.

Lanjut membaca

Andalas, Rancak Bano!!

Jam Gadang

Jam Gadang

Ini adalah kali kedua saya datang ke Ranah Minang. Tidak ada perubahan pada tiap ruas-ruas jalan dari bandara menuju Universitas Andalas. Kebanyakan berupa tanah kosong dan sesekali terdapat rumah makan Padang. Laju sepeda motor berkecepatan standar mengantarkan saya kepada seorang sahabat. Masih sama, tetap baik dan bersahaja. Bedanya kali ini dia membawa kendaraan roda empat untuk menemui saya. Pekerjaannya yang sekarang mengharuskan dia untuk menyetir mobil keliling Padang, Jambi dan beberapa daerah di Sumatera Barat.

Pembukaan yang menakjubkan. Bedanya dulu dengan sekarang saya ke Padang adalah menu pembuka, lontong pical. Tidak terlalu pedas. Hampir mirip seperti ketoprak. Hanya saja disajikan dengan mie kuning dan bumbu pecel. Padang memang jagonya dalam urusan memasak. Petualangan saya di Sumatera Barat menemukan banyak makanan baru yang sederhana, khas, dan tidak bikin saya sakit perut. Iya, aneh memang. Saya termasuk orang yang tidak bisa makan pedas. Tetapi masakan Sumatera Barat tidak membuat saya sakit perut. Padahal jelas, disetiap masakannya selalu memasukkan cabe sebagai bahan utama.

Akan saya jelaskan nanti soal masakan padang. Mungkin pada tulisan khusus mengenai kuliner Sumatera Barat. Itu artinya mengharuskan saya untuk kembali ke Sumatera Barat khusus untuk liputan kuliner, hehehe. Bedanya kali ini saya berkunjung ke Padang tidak hanya sekedar mampir. Pertama, ada sebuah acara menarik yang diadakan oleh Universitas Andalas. Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia (ISMAPETI) wilayah I punya hajat untuk menggantikan koordinator Wilayah I, Stefhi Margy.  Kemudian, janji saya kepada beberapa teman-teman untuk hadir dalam kegiatan ini.  Terpatri dalam hati saya, ini bukan kunjungan tugas seperti biasanya. Saya tidak lagi sebagai Ketua ISMAPETI. Jadilah berbeda dan berbagilah lebih dari apa yang biasa kamu bagi.

Training Kelembagaan

Training Kelembagaan

Pertama, kedatangan saya ke Padang adalah karena adanya Muswil ISMAPETI wilayah I di Universitas Andalas Padang. Saya mengucapkan selamat yang sebesar-besarnya untuk Stefhi. Telah selesai melaksanakan tugas-tugasnya. Terima kasih telah membantu saya dalam menjalankan tugas dan mengobarkan semangat kami. Saya bilang, Stefhi adalah perempuan yang kuat dan tegar. Sewaktu acara di Jambi, cercaan banyak menghampiri tetapi dia tetap tersenyum dan memeluk sahabat-sahabatnya. Seharusnya dia yang dipeluk oleh sahabat-sahabatnya. Begitu pula dalam muswil ini. Terkadang kemauannya menjadi bahan diskusi tersendiri oleh panitia. Panitia perlu putar otak banyak-banyak. Ya, Stefhi bisa membuat panitia putar otak banyak-banyak. Terbukti beberapa kegiatan yang dihandle Stefhi berjalan dengan baik.

Selamat Buat Kalian Berdua. LPJ Kalian sangat saya terima. haha

Selamat Buat Kalian Berdua. Engkil (Ketua Panitia Muswil) & Stefhi (Koorwil 1 ISMAPETI 2010-2012)

Masalah menjadikan Stefhi lebih dewasa. Jam terbang yang tinggi membuat dia tahu bagaimana menempatkan diri. Hingga pada saat MUSWIL I ini dilaksanakan, banyak perubahan baik pada Stefhi. Ya, ISMAPETI telah banyak menjadikan manusia-manusia lebih dewasa dan mengerti kepentingan orang banyak. Saya banyak terbantu disetiap kehadiran Stefhi. Setiap acara beliau selalu ada untuk mendampingi dan membantu pengurus besar. Sehingga tidak jarang orang-orang memandang ada perasaan pilih kasih dari Ketua Umum. Selalu bermain hanya dengan Korwil I. Sekarang kalian tahu, mengapa saya selalu bersama dengan Korwil I. Beliau membantu kami tanpa harus dipaksa. Tanpa harus tertulis dalam AD/ART. Tanpa perlu persetujuan anggota. Semua dari dalam. Dari hati. Ini yang membuat saya berat untuk tidak hadir dalam acara terakhir yang Stefhi adakan. Mungkin bagi Stefhi, Muswil ini adalah acara istimewa kedua setelah Wisudanya,hehehe.

Sampailah saya ketengah-tengah panitia MUSWIL I di Fakultas Peternakan Univertas Andalas. Tidak ada yang berbeda dari Fakultas Peternakan Andalas. Bedanya hanya terdapat beberapa tempelan MUSWIL di tiap-tiap tiang koridor menuju ruangan. Kampus Andalas tetap membuat saya berdecak kagum. Mewah ditengah bukit yang besar. Andalas, salah satu Universitas favorit saya di bagian Sumatera. Pemandangan yang luar biasa ini saya yakin punya segudang mahasiswa berpotensi. Setibanya di Faterna Unand –singkatan dari Fakultas Peternakan Unand, kalau di UGM, Fapet, saya duduk bersama panitia MUSWIL. Sebelumnya Stefhi sempat mengatakan bahwa panitianya perlu banyak mendapatkan polesan. Saat pertama kali saya duduk, saya sudah merasakan ada sesuatu yang berbeda. Keyakinan saya adalah awalnya akan tampak malu-malu. Saya hanya perlu menjadi seperti mereka. Tidak ada yang berbeda. Saya berpikir mereka telah mengetahui saya lebih dahulu –Ke-GR an,hehehe, dan pandangan yang mereka buat tentang saya tentu beraneka ragam.

Bersama Peserta dan Panitia Muswil di Padang Mangatas

Bersama Peserta dan Panitia Muswil di Padang Mangatas

Lanjut membaca

Yogyakarta – Australia Visa Application Center (AVAC) Plaza Asia

Banyak cara mudah dan murah untuk berpergian. Uang keluar banyak karena kita tidak tahu jalan termurah yang bisa ditempuh. Dari Yogyakarta naik kereta Ekonomi AC Gajah Wong 235k (Harganya biasanya nggak sampai segini, pas hari libur harga tiket kereta juga naik). Berangkat pukul 19.30 dan sampai di Stasiun Pasar Senen pukul 07.00. Dari Stasiun Pasar Senen, jalan ke arah selatan menuju Halte TransJakarta, jam segitu Halte belum begitu ramai. Perjalanan menuju Plaza Asia dimulai dari Halte Pasar Senen. Turun di Halte Harmoni dan naik Transjakarta ke arah Blok M turun di Halte Gelora Bung Karno. Cukup 3,5k sudah sampai di Halte Gelora Bung Karno. Plaza Asia terletak di sebelah Graha Niaga. Nggak perlu takut kesasar, tinggal duduk di Bus Transjakarta dan sampe di depan Graha Niaga. Jalan kaki sebentar menuju Plaza Asia. Australia Visa Application Center (AVAC) terletak di Jalan Panglima Sudirman. Kantor AVAC terletak di Lantai 22. Jangan lupa untuk membuat visa Australia diperlukan fotocopy buku tabungan 3 bulan terakhir dan fotocopy paspor dari halaman pertama, halaman yang terisi dan halaman terakhir. Foto yang dibawa cukup 2 buah foto dengan background warna putih ukuran 4×6 atau 3×4. Kalau terlupa? Tenang, di AVAC menyediakan jasa fotocopy dan foto langsung jadi. Tapi kalau mau H aliass Hematt,,pastikan semua dokumen sudah disiapkan dari rumah. Visa dapat diambil sesuai dengan lama waktu pembuatan visa. Lama waktu pembuatannya tergantung dari jenis visa yang diinginkan. Kembali lagi ke Yogyakarta dengan kereta bisnis Senja Utama Solo 255k (Harga liburan). Sebenarnya untuk membuat Visa, tidak perlu datang langsung ke AVAC di Jakarta. AVAC menyediakan jasa menjemput dan mengirimkan visa yang dibuat. Tetapi kalau dibutuhkannya terdesak, kita bisa pergi sendiri ke AVAC. Semoga bermanfaat.

Meraih Impian Menjadi Dosen Bersama Bank Mandiri

Dibalik musibah pasti terdapat pelajaran dan sesuatu yang lebih baik. Hal tersebut memang benar dan saya merasakannya. Siang itu saya sedang mencoba untuk menabung melalui mesin atm Bank Mandiri tetapi karena baru pertama kalinya saya menggunakannya sehingga saya agak bingung. Tidak ada satupun orang di dalam ruang atm. Saya tidak tahu ternyata atm saya sudah keluar. Beberapa menit kemudian,  kartu atm saya tertelan mesin atm. Padahal hari itu hari libur dan mengharuskan saya untuk membayar tiket penerbangan dari Jakarta ke Bangkok.

Hari selasa, saya mulai mengurus kartu atm yang tertelan di kantor Bank Mandiri. Prosesnya mudah dan saya tidak perlu menunggu lama karena antrian sedang sedikit. Beruntung customer service bertindak cekatan untuk membuatkan kembali kartu atm saya yang baru. Saat membuat kartu atm yang baru, saya membaca beberapa brosur tentang produk-produk Bank Mandiri. Produk-produk mandiri seperti Mandiri KTA, Mandiri KPR, Mandiri Tabungan, Mandiri Kartu Kredit dan Mandiri Tabungan Rencana. Menarik minat saya untuk menggunakan beberapa produk tersebut dilain waktu.  Selesai membaca, customer service yang professional memberikan penjalasan mengenai salah satu produk mandiri yaitu Mandiri Tabungan Rencana. Saat menyelesaikan masalah kartu atm muncul solusi yang tepat untuk semakin mandiri menggapai keinginan.

Saat customer service hampir selesai menjelaskan. Pikiran saya langsung tertuju kembali pada impian saya untuk menjadi seorang dosen. Menabung untuk kepentingan pendidikan selanjutnya. Syarat menjadi seorang dosen di Universitas saya adalah minimal memiliki gelar S2. Sehingga saya berpikir ini akan menjadi langkah yang baik berinvestasi untuk mewujudkan impian. Minimal masalah biaya sudah teratasi karena saya cukup mempunyai tabungan yang direncanakan dengan baik. Saya berpikir, inilah saatnya untuk berbenah dalam hal menabung dan fokus pada keinginan saya untuk menjadi dosen. Saya merasa Bank Mandiri mampu mendukung dan mewujudkan keinginan. Melalui langkah kecil yaitu menabung untuk pendidikan selanjutnya.

Saya semakin tertarik karena tidak hanya menabung yang terencana tetapi nasabah mendapatkan ekstra perlindungan asuransi. Awalnya saya berpikir untuk kembali lain waktu dan membuat Mandiri Tabungan Rencana. Tetapi customer service mengatakan prosesnya sangat mudah bahkan dapat selesai sebelum waktu kuliah saya dimulai.  Prosesnya sangat mudah. Cukup memiliki rekening Mandiri, berusia minimal 18 tahun atau berusia maksimal 70 tahun pada saat Mandiri Tabungan Rencana jatuh tempo, serta mengisi formulir aplikasi tanpa perlu melakukan medical check up. Hasilnya pada hari itu saya resmi memiliki Mandiri Tabungan Rencana.

Kita dapat menikmati keuntungannya selama beberapa tahun melalui perjanjian yang telah kita rencanakan dan sepakati. Jangka waktu yang ditawarkan Mandiri Tabungan Rencana juga fleksibel, 1 tahun sampai 20 tahun. Saya adalah tipe orang yang sulit mengatur keuangan sehingga perlu pendamping atau asisten yang bisa mengatur keuangan saya. Mungkin tidak hanya untuk saya tetapi Bank Mandiri punya program tepat untuk orang-orang yang memiliki kesulitan dalam mengatur keuangan atau menabung untuk mewujudkan cita-citanya.

Melanjutkan S2 dan S3 keluar negeri tentu membutuhkan dana yang cukup banyak. Tetapi saya mencoba untuk menabung Rp.100.000 per bulan untuk pendidikan saya. Seratus ribu adalah minimal nominal yang ditabung pada Mandiri Tabungan Rencana. Saya mencoba nominal terkecil dahulu jika perilaku menabung saya semakin membaik maka bisa saya tingkatkan. Selain bebas menentukan dan mengubah setoran bulanan. Kita juga dapat menambah dana ke Mandiri Tabungan Rencana di luar setoran bulanan.

Ya, keinginan saya menjadi dosen semakin kuat. Ditengah masih terpuruknya pendidikan di negeri Indonesia. Saya juga terbantu oleh Bank Mandiri mengatur keuangan untuk mewujudkan keinginan saya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.  Saya semakin senang dan percaya saat customer service menunjukkan sertifikat polis yang berhak saya terima. Seperti halnya membuat asuransi. Bank Mandiri memberikan perlindungan asuransi bagi nasabah hingga 5 juta per bulan.

Semakin mudah dan menyenangkan dalam mewujudkan impian menjadi seorang dosen. Kini saatnya fokus untuk menyelesaikan kuliah S1 dan mencari peluang-peluang beasiswa pendidikan di Luar Negeri. Apabila saya diterima untuk study di luar negeri, saya masih tetap bisa melakukan penyetoran di Mandiri Tabungan Rencana. Sehingga setelah saya menyelesaikan S2 dan pulang ke Indonesia saya dapat menikmati hasilnya. Saya berpikir tentu hasilnya lebih baik karena suku bunga Mandiri Tabungan Rencana diatas suku bunga tertinggi Mandiri Tabungan. Sambil menyelam minum air, menabung dan menikmati keuntungan yang dihasilkan. Tentu saya dapat memanfaatkannya untuk kembali menggondol gelar S3 di luar negeri karena sudah memiliki cukup bekal untuk melanjutkan study.

Bangga dan senang menjadi orang Indonesia. Dimanjakan dengan fasilitas dari Bank yang sangat meng-Indonesia menjadikan saya semakin berkeinginan untuk membuat Indonesia maju dari segi pendidikan. Melalui pendidikan yang baik maka akan tercipta sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi tantangan selanjutnya. Beruntung memiliki Bank Mandiri karena tidak hanya berkontribusi untuk mewujudkan impian setiap nasabahnya. Tetapi berkontribusi untuk membentuk masa depan generasi selanjutnya. Saya yakin bersama Bank Mandiri saya dapat meraih impian menjadi Dosen Berprestasi.  @yogisidik. 

Kontrol Kualitas Bahan Pakan (Quick Test)

Proses pembuatan pakan ternak didahului oleh kontrol kualitas bahan pakan. Kontrol kualitas bahan pakan menjadi bagian penting karena mempengaruhi kualitas pakan yang diproduksi. Pakan yang berkualitas mempengaruhi kinerja dan produksi ternak. Berikut beberapa perlakuan kontrol  kualitas  bahan pakan  (quick test) yang saya lakukan pada saat praktek kerja lapangan di salah satu perusahaan pakan di Indonesia.

Moisture test  
Pengujian kadar air dilakukan dengan menggunakan alat Seed Burrows Digital Moisture Computer. Sampel dimasukkan kedalam Seed Burrows secara acak sampai menunjukkan angka 100% pada alat tersebut. Alat akan memberikan tanda “very low” apabila sampel bahan baku jagung memiliki kadar air dibawah 7% sedangkan alat akan memberikan tanda “very high” apabila sampel bahan baku jagung memiliki kadar air diatas 40%. Seed Burrows mampu membaca kadar air bahan baku dalam waktu ± 2 menit.

Pemeriksaan kadar air bahan baku anorganik seperti limestone chips, limestone fine dan binder bentonit menggunakan alat Yeasten Moisture Meter atau KETT Lamp. Sampel bahan baku diambil beberapa gram sampai menunjukkan angka stabil pada KETT lamp. Lampu dinyalakan dan diturunkan menuju kearah termometer yang ada hingga menunjukkan angka 105oC kemudian lampu dinaikkan keatas dan hasil analisis kadar air ditunggu sampai 15 menit.

Uji Aflatoksin
Aflatoxin dilihat dengan menggunakan sinar UV pada kamar gelap. Sampel yang mengandung aflatoxin akan menunjukkan pendaran warna hijau pada sampel yang terkena sinar UV.

Lanjut membaca

Several Definitions of Energy Terms

Pada saat saya menduduki semeter ke tiga dan ke empat. Saya kesulitan untuk mencari beberapa istilah mengenai pakan ternak. Bahkan di Internet juga jarang ada -mbah google juga belum banyak cari tahu,,hehe. Sehingga saya berbagi kepada teman-teman tentang beberapa definisi yang dipakai untuk menjelaskan mengenai kandungaan energi dalam bahan pakan.

Heat Increment: HI (Kcal/kg)
Portion of ME required for the utilization of the remaining net energy for maintenance and production.

Metabolize Energy: ME (Kcal/kg)
Gross energy of food intake minus energy lost in faeces, urine and combustible gases.The usable of feed energy.

Lanjut membaca

Penyakit Unggas yang Disebabkan Virus

Musim hujan menjadi kondisi yang menantang bagi peternak unggas. Pada saat hujan, kelembapan di kandang menjadi tinggi sehingga menjadi tempat yang nyaman untuk munculnya penyakit. Kondisi lembab yang tinggi juga menyebabkan ransum menjadi basah. Kadar air yang tinggi (>14%) memicu terbentuknya aflatoksin.P1060863 - Copy

Pada tulisan blog kemarin, membahas mengenai virus baru yang menyerang itik. Virus H5N1 clade 2.3.2. Saat musim penghujan, tidak lagi hanya siaga terhadap AI tetapi penyakit-penyakit unggas lainnya. Penyakit-penyakit yang mempengaruhi produksi peternakan. Dalam tulisan ini terdapat beberapa penyakit-penyakit penting yang biasa menyerang unggas khususnya yang disebabkan oleh virus.

Avian Influenza (AI)
Disebabkan oleh Orthomyxovirus dari family orthomyxoviridae dan genus virus influenza tipe A. Subtipe berdasarkan antigen permukaan (surface antigens). Terdapat dua surface protein yang utama dan kemudian diketahui oleh masyarakat umum. Dua surface protein yaitu Antigen Haemagglutinin (H): 1-15 dan Antigen Neuraminidase (N): 1-9. Kemungkinan kombinasi sekitar 135 kemungkinan. Patogenitasnya sangat bervariasi. Strain diklasifikasikan menjadi Low Pathogenic Avian Influenza (LPAI) dan Highly Pathogenic Avian Influenza (HPAI).

Virus AI dapat menular ke manusia. Penularan dari ayam ke manusia dapat terjadi di kandang melalui saluran pernafasan. Manusia dapat tertular apabila kondisi tubuhnya tidak sehat. Sehingga direkomendasikan apabila sedang sakit harap menjauhkan diri hewan-hewan dalam kondisi tidak sehat. Gejala ayam yang terkena AI yaitu bengkak jengger, pendarahan subkutan/bawah kulit, sianosis pada kaki kepala dan pial, kantung udara menebal dengan eksudat fibrinous atau kaseus, serta terjadi nekrosis pada hati, limpa, ginjal, dan paru. Pencegahannya menggunakan vaksinasi.

New Castle Disease (ND)
Etiologi dari Avian paramyxovirus-1. Gejala ayam yang terkena tetelo atau ND yaitu kepala berputar-putar/tortikolis, kelumpuhan pada kaki dan sayap, perdarahan pada proventriculus dan kerusakan serta pendarahan pada usus. ND merupakan penyakit  yang sering menyerang unggas. Beberapa laporan di lapangan menyebutkan tingginya kasus ND pada ayam buras dikarenakan sistem pemeliharaan yang masih tradisional, sedangkan pada ayam broiler dan layer umumnya peternak sudah menjalan tatalaksana yang baik seperti program vaksinasi dan pemberian pakan standar. Benar, vaksinasi merupakan salah satu bentuk pencegahan untuk ND. Penyakit ND muncul pertama kali di Indonesia pada tahun 1926 di Indonesia, tepatnya di Pulau Jawa.

Lanjut membaca