Bogor – Jakarta Convention Centr (JCC),Senayan – Bandung – Jatinangor

Dari Bogor menggunakan Komuter Line, 7k (Maret 2012) pukul 11.00. Kondisi dalam KRL cukup lega, tidak begitu padat. Jika menuju JCC, Senayan lebih mudah turun di Cawang dan dilanjutkan dengan menggunakan Transjakarta. Tetapi jika dari Bogor perlu menyebrang dulu ke seberang jalan dekat Menara Saidah. Melewati terowongan bawah jalan utama. Hari Jum’at (30/3) jalan atau shelter JCC di tutup sehingga perlu berhenti di shelter sebelumnya atau shelter sesudahnya. Menggunakan Transjakarta 3.5k (Maret 2012). Karena ada demo di Gedung DPR, Senayan maka Jalan Utama di tutup. Penumpang Transjakarta diturunkan di shelter Semanggi. Jika turun di Semanggi, sebaiknya naik lagi Transjakarta menuju Slipi. Selanjutnya dari shelter Slipi ambil Transjakarta menuju JCC (arah balik). Sampai di JCC, Senayan. Malam hari melanjutkan perjalanan menuju Bandung dan Jatinangor. Pilih jalan menuju Pondok Indah untuk menuju Bandung. Jalanan ramai lancar. Sampai di Simpang Dago pukul 23.30 WIB. Naik angkutan kota warna biru menuju Cicaheum. Dari Cicaheum naik lagi satu kali angkot menuju Cileunyi 5k (Maret 2012). Sebaiknya naik Elp atau angkutan besar jika menuju Jatinagor. Karena Angkutan kota terkadang tidak sampai ke Nangor. Selamat Sampai Tujuan. Semoga Bermanfaat.

Jatinangor – Kementrian Pertanian RI, Jakarta Selatan

Dari Jatinangor menuju Cileunyi. Dari Universitas Padjajaran menggunakan angkutan menuju Cileunyi, harga 2k (Maret 2012). Dapat menggunakan Bus PrimaJasa jurusan Tasik-Lebak Bulus atau Garut Lebak Bulus, harga 26k (Maret 2012). Kementan terletak di Jalan Harsono No.3 Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Jika menggunakan Bus dapat turun di Cilandak. Jarak tempuh Jatinangor-Kementan, 2,5 jam. Semoga Bermanfaat. Selamat Sampai Tujuan.

Jogja (Pasar Terban)-Jatinangor

Berangkat pukul 19.30 WIB dari pasar Terban (tempat agen bus Kramat Jati). Harga Tiket Bus Kramat Jati (eksekutif) ke Bandung 110k (Maret 2012). Fasilitas cukup menarik, selimut, bantal, toilet dan busnya bersih. Ada bonus makanan kecil (1 potong bika ambon dan air mineral gelas). Istirahat di Rumah Makan Jakarta Karanganyar sekitar pukul 22.32 WIB. Tidak ada prasmanan atau makan gratis. Mau makan bayar sendiri. Ke kamar kecil tariff standar, buang air kecil 1k dan mandi 2k (Maret 2012). Bus istirahat selama 30 menit kemudian melanjutkan perjalanan. Keuntungan menggunakan bus malam adalah bisa digunakan waktunya untuk istirahat. Tetapi kelemahannya tidak bisa melihat pemandangan sekitarnya. Jalan di kawasan Malangbong, Garut cukup memabukkan. Jalannya berkelok-kelok. Bagi yang tidak tahan, perlu menyiapkan tas plastic, minum obat pencegah mabok darat atau pusing dan penghambat lainnya. Setelah Malangbong, Garut persiapan bagi yang akan turun Cileunyi. Jangan sampai kebablasan (karena tadi saya sempat kebablasan sampai cibiru). Jika tujuannya Jatinangor bisa turun di Perempatan Cileunyi atau terminal Cileunyi. Jika kebablasan sampai Cibiru bisa menggunakan angkot 3k (Maret 2012). Sampai di Unpad Jatinagor pukul 06.00 WIB. Semoga Bermanfaat J

Identifikasi Tanaman Legum (Kebun HMT Fapet UGM)

Dua hari (Sabtu-Minggu, 17-18/3) mendapatkan kesempatan untuk membimbing asisten nutrisi. Praktikum Ilmu Hijauan Makanan Ternak. Tema pertama adalah Identifikasi Tanaman Legum dan Rumput. Praktikum Identifikasi tanaman legume dan rumput bertujuan untuk mengetahui karakteristik tanaman secara umum. Mengenal tanaman legume dan rumput hingga dapat dimanfaatkan oleh ternak. Pada tulisan kali ini saya akan mengulas mengenai legume. Phyllum tanaman legume adalah Spermatophyta. Memiliki 3 sub family yaitu faboideae atau biasa juga disebut papilionoideae, caesalpinioideae atau mudahnya disebut caesalpinae, dan mimosoideae atau mimoseae. Masing-masing memiliki bentuk bunga yang berbeda-beda. Kebun Hijauan Makanan Ternak memiliki koleksi tanaman legume Berikut beberapa tanaman legume yang sempat dijelaskan pada praktikum di kebun hijauan makanan ternak.

Gliricida maculata. Merupakan jenis tanaman legume yang memiliki tipe daun imparipinate. Tipe bunga yaitu Papilonaceae atau menyerupai kupu-kupu. Tanaman ini banyak ditemukan di Indonesia. Beberapa penelitian menyebutkan tanaman ini merupakan sumber protein nabati yang cukup baik diberikan pada ternak. Di Indonesia tanaman yang memiliki tipe tumbuh tegak ini memiliki nama umum yaitu gamal atau gliricide. Gamal memiliki kadar tannin cukup tinggi.

Desmodium rensonii. Memiliki tipe tumbuh tegak dan berdaun trifoliate. Desmodium memiliki sifat perennial. Tumbuhan perennial merupakan tumbuhan tahunan. Untuk mengatasi tantangan, tumbuhan ini menggugurkan daunnya atau menghasilkan senyawa tertentu agar dapat meneruskan kehidupannya terutama setelah bereproduksi. Bijinya bervariasi, bewarna coklat hingga hijau. Sebagai sumber nitrogen yang cukup tinggi. Kandungan protein kasar 20-22%. Biji Desmodium mampu berkembang dengan cepat tanpa dilakukan skarifikasi (3-4 hari). Bunga desmodium bewarna ungu bertipe seperti kupu-kupu atau papilonaceae.

Lanjutkan membaca Identifikasi Tanaman Legum (Kebun HMT Fapet UGM)

Hari Ini Maksimal!*

Sejak semester 3 atau 4 ada sesuatu yang baru. Sifat mengatur diri yang lebih rapi. Membuang sikap malas untuk bersikap patriot. Siap dan berani bertanggung jawab. Setiap tugas yang diberikan terlaksana dengan baik. Setiap rencana yang ditetapkan selalu berhasil diterapkan. Evaluasi berjalan lancar dan tidak basi. Karena tidak pernah lama untuk mengevaluasinya. Saat semester itulah saya mulai membuat sistem manajemen waktu yang lebih baik. Lebih termotivasi.

Sama seperti mahasiswa lainnya. Mendapatkan motivasi untuk manajemen waktu dari pelatihan yang dilaksanakan oleh BEM. Agenda-agenda BEM menjadikan saya lebih mampu bersikap positif. Menjadi pribadi yang memiliki intelektual tinggi. Karena selalu mengadakan kajian yang analitis, kreatif dan inovatif. Salah satu sisi keuntungan menjadi anak BEM. Mengasah Softskill.

Semua mahasiswa hampir mengerti mengenai manajemen waktu. Tahu bagaimana menerapkan manajemen waktu. Tetapi jarang dalam setiap prakteknya yang menghayati waktu-waktu hariannya. Ada 3 hal sebelum membuat manajemen waktu untuk diri. Niat, pemahaman waktu dan mengerti tujuan hidup. Ketiga hal tersebut kemudian menjadi landasan utama untuk melaksanakan teori-teori dalam manajemen waktu.

Saya lebih suka melalukan sesuai yang tepat dan segera. Daripada melakukan banyak hal dalam waktu yang sedikit. Sikap menunda-nunda pekerjaan bukan jamannya lagi. Jika melakukan banyak hal dalam waktu yang sedikit rasanya hidup sangat sempit. Tergesa-gesa. Tidak berpikir panjang. Dengan memilih dan memilah pekerjaan, kita dapat menyelesaikan dengan segara. Waktu lapang dan tidak membebani. Fokus pada target. Adalah hal kedua yang perlu dimantapkan. Walapun target terasa jauh. Walaupun target tidak terlihat. Jika fokus akan kena juga. Tidak akan lari kemana. Mengerahkan tenaga untuk menyelesaikan tugas. Konsentrasi mulai hilang jika ada gangguan. Cara menghindarinya dapat pemberian hadiah atau sanksi pada diri sendiri. Mendisplinkan diri dari hal yang kecil.

Lanjutkan membaca Hari Ini Maksimal!*

Desa Candi Wulan, Kebumen – Jogja

Dari Desa Candi Wulan. Cukup dekat dengan kantor SAMSAT Kebumen. 15 menit dari Terminal Kebumen. Menuju Jogja. Jalanan sore hari cukup padat oleh bus, truk gandeng dan mobil pribadi. Tepat diatas terdapat papan penunjuk arah. Menunjukkan jalur alternatif ke Jogjakarta. Tidak melewati Purworejo tetapi melawati jalur selatan. Awalnya cukup baik. Jalanan lengang. Tidak terdapat kendaraan besar. Hanya sawah disekitarnya. Sampai di Purworejo jalanan mulai rusak parah. Jalan dipenuhi oleh lubang. Hampir disepanjang jalan dipenuhi oleh lubang. Terdapat debu. Disarankan bagi pengendara sepeda motor untuk menggunakan masker dan pelindung mata. Mendekati Jogja. Jalan sudah baik. Rute Wates. Selamat Sampai Tujuan 🙂

Memilih Jalan Terbaik, Memilih ISMAPETI (1)

Awal menjadi ketua ISMAPETI. Dalam hati saya mengatakan, apakah saya bisa? Semasa menjadi Gubernur BEM –kini telah berganti menjadi Ketua BEM, penggunaan kata Gubernur dirasa terlalu berlebihan, masih banyak yang belum saya tahu mengenai ilmu peternakan terlebih lagi gerakan-gerakan kampus. Saya hanya menjadikan BEM sebagai media belajar. Maklum, semenjak SMP jarang ikut kegiatan eksekutif sekolah. Pernah sewaktu SMA menjadi bagian dari OSIS, tapi pada bagian yang tidak begitu diperhatikan, bahkan tidak ada kerjaannya –terkahir kali yang saya ingat adalah menjadi panitia dalam pentas seni sekolah. Saat kelas 1 SMA –sekarang kelas 10, sempat mendaftar OSIS dan hasilnya ditolak. Menurut panitia pemilihan OSIS, saya memiliki postur tubuh dibawah standar, baris berbaris yang payah,dan takut untuk berbicara di depan. Paling tidak masuk akal adalah karena saya tidak begitu terkenal di Sekolah. Itu yang membuat saya tidak diterima menjadi bagian dari OSIS.

Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Peternakan memberi  saya ruang yang leluasa untuk belajar menjadi benar. Perlahan dari bawah saya mulai belajar. Advokasi tempat pertama dan selanjutnya menjadi Gubernur BEM di tahun ketiga. Seperti biasanya, awalnya ragu untuk maju. Tetapi inilah Fakultas Peternakan, tekanan terasa menjadi ringan karena banyaknya teman. Semangat dan senyum hangat selalu menjadi sahabat. Tidak lagi takut dengan bentuk diri karena sekarang yang penting percaya diri. Maju adalah pilihan nomor satu. Kemudian segera dijalankan. Dari dulu saya masih khawatir untuk menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan manusia. Sulit ditangani karena perlu hati-hati. Salah melangkah bukan senyum yang merekah tetapi mereka akan menjauh. Menjadi mahasiswa belum berpikir keuntungan besar. Belajar menjadi benar adalah akar yang harus  ditancapkan. Pada suatu saatnya nanti. Kejujuran menjadi prioritas utama peniliaian diri.

Selesai di BEM FAPET –panggilan untuk BEM FAPET UGM, saya kemudian berpikir untuk merealisasikan tulisan-tulisan terdahulu. Akhirnya suatu pagi kami membuat barisan sendiri. Berkumpul untuk menyimpulkan Musyawarah Nasional. UGM maju lagi atau pergi? Begitu yang dinyatakan salah satu punggawa perang. Maju lagi siapa yang akan unjuk gigi? Jika pergi apakah akan mencalonkan diri dalam pengurus besar. Usai berpikir, akhirnya saya menyatakan bersedia untuk maju lagi. Persidangan mulai. Nama-nama calon ketua umum diumumkan. Akhirnya Musyawarah yang menjadi penentu, hanya ada satu bakal calon yang dicalonkan yaitu saya dari wilayah III. Kesepakatan itu yang membuat kursi ketua umum PB ISMAPETI kembali dipertahankan. Saatnya menunjukkan identitas ISMAPETI. Membuat misi-misi strategis. Dan kapan saya akan lulus. Kata-kata itu dari tadi mondar-mandir di kepala saya. Saya harus punya tujuan baru.

Menunda kelulusan adalah sesuatu yang penting. Sangat penting. Akhirnya saya memilih untuk berani bersikap. Berani mengundurkan kelulusan saya dan siap dengan segala konsekuensi yang akan saya terima. Akademik harus tetap ciamik. Organisasi siap jadi partisipasi utama dalam menyusun performa diri. Sekotak cita-cita yang belum sempat tercapai diberikan oleh Ketua Umum terdahulu, Ismatullah Salim. Selanjunya mas Imam –biasa saya memanggilnya, inilah yang akan menjadi penasehat saya selama menjadi orang nomor satu di ISMAPETI. Lanjutkan perjuangan ini, tegakkan kebenaran dan pastikan kamu punya sasaran. Saya tuliskan kembali dalam catatan. Berani dalam kegelisahan bukan jamannya. Sekarang siap untuk bertindak.

Lanjutkan membaca Memilih Jalan Terbaik, Memilih ISMAPETI (1)

Menjadi Asisten Praktikum Kompeten*

Menjadi asisten laboratorium di Fakutas Peternakan UGM cukup menantang. Memberikan pengarahan, penjelasan terkait ilmu peternakan dan mengatur jadwal. Bahkan mengkoordinasikan tugas bagi mahasiswa yang mendalami ataupun melakukan kesalahan. Perlu seseorang yang mampu mengkoordinasikan beragam kemampuan. Memiliki manajemen yang baik. Persiapan yang matang. Percaya diri yang tinggi. Siap untuk mengevaluasi diri.

Diawali dari konsep manajemen yang rapi. Menjadi seorang asisten perlu dimantapkan niat dari awal. Sangat berat ketika niat tidak mendukung. Tujuan yang tidak jelas hanya membuat diri kita mengeluh. Awalnya menyenangkan tetapi kian lama membosankan. Ditambah lagi jadwal yang padat. Seorang asisten yang baik memiliki manajemen waktu yang baik. Mengatur waktu praktikum, kegiatan lainnya seperti organisasi bukan hal yang mudah. Jika kita tidak memiliki selera dalam bidang tersebut. Bukan kematangan belajar, tetapi menurunnya prestasi menjadi akibat tidak mampu me-manajemen. Program waktu yang baik, belum tentu memiliki emosi yang baik pula. Tetapi dengan program waktu yang baik, kita mengurangi kehilangan energi sesuatu yang tidak dibutuhkan. Sehingga saat menghadapi masalah, emosi meningkat.

Berangkat dari manajemen waktu yang baik. Sehingga memilki persiapan yang cukup untuk melakukan kegiatan terbaik. Sebelum memutuskan untuk menjadi asisten pengampu pada hari tersebut, lakukan sejumlah persiapan. Membaca buku, mengulas kuliah, mengkaji isu-isu peternakan terbaru, diskusi dengan para ahli dan mencari pengalaman menjadi modal untuk mengampu asisten. Saat praktikan bertanya, mudah untuk menjawab. Tidak asal menjawab. Jika memang belum sempat membaca akhirnya praktikan untuk aktif mencari di media informasi yang ada…hehe

Lanjutkan membaca Menjadi Asisten Praktikum Kompeten*