Arsip Tag: julia gillard

Autumn in Canberra

Menikmati cahaya bulan dari ketinggian. Dari sidney menuju ibukota negara Australia, Canberra. Perjalanan dari Darwin menuju Canberra menghabiskan waktu hampir 7 jam. Lebih dekat Bali menuju Darwin, hanya sekitar 2 jam. Suhu Canberra sangat berbeda dengan Darwin. Saya dan teman-teman sampai di bandara pukul 9.30 malam dengan suhu Canberra 9 derajat celcius.

Suasananya sepi, sama seperti Darwin. Tidak banyak orang berjalan diantara deretan rapi bangunan-bangunan tua dan perumahan. Pergantian autumn menuju winter membuat pepohonan memiliki warna yang menarik. Orange, merah dan kuning. Satu persatu berterbangan diterjang angin. Saya menikmatinya dari kafe yang menyajikan menu sarapan.

Autumn In Canberra
Autumn In Canberra

Kebanyakan orang-orang di Canberra berbaju sangat rapih. Menggunakan jas hitam. Tas gantung. Membawa buku atau membaca koran. Membawa payung. Pagi ini Canberra sedikit gerimis. Secangkir Frape white sedikit mengurangi rasa dingin. Mendekatkan kami. Semua menceritakan rasa senangnya tiba di Canberra. Saya dan kedua teman saya –Deti dan Yudhis, ditemani oleh perwakilan dari NTCA –Luke Bowen, Libby, Alward, dan Andi. Mereka sangat mengerti kami.

Dinner Time!! Stand (Alward, Libby, Luke Bowen)  Sit (Yudhis, Yogi, Deti)
Dinner Time!! Stand (Alward, Libby, Luke Bowen), Sit (Yudhis, Yogi, Deti)

Mobil bewarna putih dengan mesin penghangatnya melaju menuju Parliament House. Tempat politikus-politikus Australia berkumpul. Kantor Perdana Menteri Australia, Julia Girrad. Hari ini Kamis (16/5), kami diagendakan bertemu dengan sang Perdana Menteri. Pukul 8 pagi, kami sudah berada di dalam gedung parlemen. Pengamanan yang sangat ketat dilakukan oleh pemerintah Australia. Walau sangat detail tetapi membuat kita lebih nyaman untuk beraktifitas di dalam.

Parliament House of Australia
Parliament House of Australia

Saya melihat kebanyakan orang menggunakan setelan bewarna hitam. Tidak jarang juga saya melihat yang menggunakan setelan bewarna cerah atau pakaian bebas. Jalan mereka sangat cepat. Sepertinya pekerjaan menunggu untuk diselesaikan. Cafe kopi di dalam gedung parlemen dipenuhi orang-orang yang akan bekerja. Mereka mencintai kopi. Mereka juga menyukai sandwich.

Lanjutkan membaca Autumn in Canberra