Arsip Kategori: Uncategorized

In The Middle of Nowhere

Keesokan harinya setelah pulang dari Canberra. Saya harus segera berangkat menuju tempat bekerja. Seluruh baju dan barang-barang, saya kemas hingga dini hari. Tidak beraturan dan membuat koper saya semakin berat. Pagi-pagi benar, saya dan teman-teman lainnya yang mendapat jatah hari sabtu segera menuju mobil. Beberapa teman lainnya berangkat hari senin. Saya dan teman saya, Emily, akan menghabiskan waktu sekitar 4 jam perjalanan menuju tempat bekerja in the middle of nowhere.

Tidak ada satu pun bangunan. Hanya ada beberapa mobil yang terlihat. Sangat banyak pohon dan rerumputan yang kita lewati. Saya merasa kurang cukup tidur. Tidak banyak pemandangan yang saya lewati selama 1,5 jam pertama perjalanan. Sisa perjalanan berikutnya, kebosanan saya mulai terobati. Tidak lagi datar, saya melihat bukit. Tidak saya lewatkan begitu saja, sangat menarik.

Hanya Padang Rumput dan pepohonan yang terlihat
Hanya Padang Rumput dan pepohonan yang terlihat
Bukit Hijau ditengah-tengah padang rumput yang luas
Bukit Hijau ditengah-tengah padang rumput yang luas

Lanjutkan membaca In The Middle of Nowhere

Iklan

Potensi Peternakan di Namang, Bangka Tengah

Tahun lalu saya mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Bangka Tengah. Kelompok kami terdiri dari 43 orang yang terbagi menjadi 2 unit yang diletakkan di 2 daerah berbeda yaitu desa Namang dan desa Kurau Timur. Potensi peternakan lebih banyak terlihat di Namang daripada Kurau Timur. Kurau Timur atau Desa Kurau lebih berpotensi untuk pengembangan perikanan dan pariwisata Bangka Tengah.

Sebagai mahasiswa peternakan, saya melihat desa Namang memiliki potensi untuk dijadikan sebagai pusat peternakan dan pertanian Bangka Tengah. Di desa Namang terdapat areal persawahan, lahan-lahan kosong, perkebunan sawit, perkebunan karet dan lada, dan hutan wisata. Masing-masing tersebut dapat dimanfaatkan untuk lahan peternakan dan pertanian untuk memperkuat pangan di Bangka Tengah.

Pakan Ternak

Sawah di Desa Namang merupakan satu-satunya sawah yang terdapat di Bangka Tengah. Tidak terlalu besar tetapi sudah cukup baik untuk ditanami padi dan tanaman pangan lainnya seperti jagung, lombok dan singkong. Sisa dari hasil pertaian berupa jerami dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak sapi potong. Jerami tidak lagi hanya dibakar dan dijadikan pupuk organik tetapi dapat disimpan sebagai pakan dimusim kemarau.

Jerami-jerami yang disimpan diolah menjadi jerami fermentasi, jerami amoniasi atau burger pakan. Burger pakan merupakan bahan pakan yang berisi jerami sebagai kandugan utamanya. Ditambah dengan pollard atau dedak gandum dan saus burger pakan. Burger pakan sudah diterapkan dibeberapa peternakan untuk digunakan sebagai pakan alternatif.

Perkebunan karet lebih besar daripada perkebunan sawit tetapi limbah yang dihasilkan oleh perkebunan sawit cukup banyak. Limbah perkebunan kelapa sawit yang dijadikan sebagai pakan ternak adalah pelepah kelapa sawit beserta daun keringnya. Pelepah dan daun tidak diberikan begitu saja melainkan perlu dicacah terlebih dahulu. Melalui pencacahan yang baik akan menaikkan kecernaan dan palatabilitas dari pelepah kelapa sawit. Terkadang yang menjadi kunci berhasilnya diberi pakan pelepah sawit yaitu alat pemotong atau alat chopper untuk mencacah pelepah sawit. Alat cacah yang baik akan menghasilkan potongan pelepah sawit yang baik.

Perkebunan Sawit di Namang
Perkebunan Sawit di Namang, Bangka Tengah

Pelepah sawit beserta daun keringnya yang telah dicacah dicampurkan bersama dengan konsentrat atau campuran berbagai bahan pakan. Biasanya campuran bahan pakan berupa bekatul, tepung kedelai, dan molases. Pelepah sawit juga dapat diberikan 100% kepada ternak sebagai pengganti hijaun segar atau kering untuk ternak. Pemberian pelepah sawit perlu dilakukan adaptasi hingga sapi merasa benar-benar menyukai pelepah sawit.

Lanjutkan membaca Potensi Peternakan di Namang, Bangka Tengah

Ayo Makan Telur

from google.com
telur. from google.com

Emang makan telur bikin bisulan yah? Apa betul makan telur bikin kolesterol? Benar nggak sih makan telur bikin jerawatan? Waa…banyak pertanyaan bermunculan tentang telur, tapi kenapa yang disebut cuma negatifnya. Hmm…salah persepsi nih, padahal di dalam telur terkandung banyak manfaat (idealisme seorang mahasiswa peternakan..hehehe).

Dari kerabangnya saja, ada khasiatnya. Kandungan kalsium cukup banyak terkandung disini. Kekuatan dari susunan Ca itu yang membuat di dalamnya terasa aman dan terhindar dari serangan bakteri merugikan. Selain itu, kerabang telur juga jadi parameter produsen untuk memilih telur. Kerabang udah dibuka, sekarang mau tahu yang dilindungi oleh kerabang.


Nutrien Telur

Telur punya kandungan protein yang sangat tinggi, sekitar 6 gram dan paling banyak di bagian putih telur. Tingginya protein ini membuat telur direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh orang dalam tahap penyembuhan karena nutrien yang terkandung mampu memperbaiki jaringan yang rusak.  Hanya 1 gram total karbohidrat yang terkandung di dalam telur. Berbeda dengan kerabangnya, kandungan putih dan kuning telur memiliki kandungan kalsium yang rendah. Terdapat vitamin B6, B12, dan A. Telur merupakan sumber zat besi (Fe), Phospor (P), dan Zink (Zn). Potasium sebesar 60 mg dan sodium 65 mg. Jumlah kalori dalam sebutir telur kisaran 70 kkal.

Lanjutkan membaca Ayo Makan Telur

Ants Became Elephants

Teringat permainan psikologis yang sering dilakukan dalam pelatihan diri atau sejenisnya. Dimana semut yang berukuran kecil diperintahkan untuk dibayangkan sebagai sesuatu yang besar, dan begitu sebaliknya. Sangat bagus makna yang terkandung yaitu mengartikannya untuk berpikir Out Of The Box. Tapi tidak salah jika kita memaknainya sebagai sesuatu yang kecil dapat menjadi permasalahan yang besar. Secuil saja akan berdampak sistematik dalam permasalahan besar yang dihadapi.

Seperti itu yang penulis rasakan pada permasalahan yang kini sedang menguras perhatian kita. Mulai dari kasus Bank Century, tuduhan pembunuhan, hingga permasalahan korupsi. Coba lihat disetiap pertemuan ataupun sidang yang dilakukan. Hal-hal kecil kini menjadi bahan untuk dijadikan acuan berpikir mereka. Memang sedikit kurang valid jika dijadikan sumber hukum dan proses melangkah pengambil keputusan. Tetapi kenyataan di lapangan membuktikan, seluruh kegiatan yang berkaitan dengan permasalahan utama dapat dijadikan sebagai “penguat” permasalahan.

Proses mendengarkan obrolan lewat handphone melalui penyadapan KPK adalah hal baru yang dahulu sempat dilakukan. Potongan-potongan pembicaraan Antasari Azhar (Mantan Ketua KPK) pada kasus pembunuhan juga ikut diperdengarkan, padahal didalamnya banyak terdapat kata-kata yang kurang penting atau tidak etis untuk diperdengarkan secara bersama-sama. Kini yang terbaru dalam kasus rapat century, diperdengarkan suasana rapat pejabat Bank Indonesia yang mengahasilkan keputusan untuk permasalahan bank dan penyalamatan bank yang akan gagal. Dan hasilnya sama saja, kesimpulan sementara sempat tertunda, banyak anggota pansus yang pergi meninggalkan ruangan sidang.

Lanjutkan membaca Ants Became Elephants